# Jumlah yang Melihat Tulisan Ini : 2580

Akhirnya setelah sebuah komputer yang cukup powerful ada di kantor untuk kepentingan lisensi produk software Microsoft, saya berkesempatan mencoba Windows Vista dengan hardware yang cukup mumpuni untuk operating system yang baru itu. Ulasan tentang hardware komputer itu akan saya tuliskan kemudian, tapi kali ini saya ingin menceritakan pengalaman menggunakan Readyboost, yaitu fitur yang memungkinkan Vista mengkompensasi kekurangan memory system-nya dengan tambahan memory lain; dalam hal ini terutama adalah USB Flash Disk.
Saya terutama tertarik dengan apa yang dikatakan oleh sebuah blog yang bilang begini :
“Sebagai contoh apabila kita memiliki RAM dengan kapasitas memory 1GB dan flash disk dengan kapasitas memory 2 GB, maka dengan menjalankan fitur Windows ReadyBoost ini RAM akan bertambah menjadi 3 GB”. Pertanyaannya, apakah benar demikian ? Secara umum sekarang ini harga flash disk jauh lebih murah dari memory fisik RAM. Saya bertanya dalam hati; kalau begitu pasang saja memory fisiknya yang pas-pasan, lalu kita tambahi saja dengan flash disk yang cukup besar untuk readyboost. Apakah yang begini bisa meningkatkan performa sistem secara keseluruhan ?
Saya sudah coba sendiri, dan ternyata si Haryo itu salah. Saya membeli RAM 2 Giga untuk keperluan OS Vista ini, tapi hanya saya pasang 1 Giga dulu. Lalu saya kebetulan bisa beli Flash Disk Transcend 2 Giga, dengan tipe JetFlash 110 yang dalam bungkusnya dinyatakan bisa untuk readyboost. Saya pilih merek Transcend karena ternyata di BEC Bandung oleh yang jualnya dinyatakan speed access-nya melebihi rata-rata flash disk lain. Tentu saya tidak langsung percaya, dan saya sudah keliling membandingkan dengan tiga merek lain, yaitu Toshiba, Apacer, dan Adata. Tidak semua memberikan data access time, tapi akhirnya saya pilih Trancend karena hanya merek itu yang memberikan jaminan seumur hidup. Bayangkan, ada flash disk dengan garansi seumur hidup ! Harga emang lebih mahal. Saya beli dengan harga 285 ribu. Si Toshiba yang 4 Giga saja hanya 175 ribu.
OK, Saya coba jadikan flash disk itu sebagai readyboost drive, pada sistem yang memori-nya hanya 1 Giga saja. Pertama, memory system tetap dinyatakan sebagai 1 Giga, bukan 3 Giga seperti yang dikatakan si Haryo itu. Kedua, soal performa sistem, saya memang menemukan peningkatan kegesitan secara umum, meski baru dengan setting optimize for quick removal. Ketika saya klik di device manager bagian disk drive di flash disk ini dan saya ubah settingnya jadi optimize for performance, lalu saya reboot, saya tidak menemukan perbedaan kecepatan yang berart, meski kata Wikipedia tentang readyboos komputer akan lebih gesit dengan readyboost yang begini.
Yang berikutnya, saya ingin bandingkan dengan sistem yang ditambah 1 Giga RAM lagi, dan bukan dengan readyboost. Apakah sama saja atau lebih gesit ?
Saya akan coba Senin lusa.

Bagikan pada media sosial :