# Jumlah yang Melihat Tulisan Ini : 2819

Ketika saya tulis ini, belum ada yang memberikan uraian agak dalam tentang barang ini. Jagatreview sudah melakukannya baik di situsnya berupa tulisan, maupun di Youtube, tapi itu adalah versi di bawah yang akan saya uraiakan sekarang ini. Justru versi itu (KS-108) adalah yang menurut seorang Vlogger, yaitu Bandrew, versi yang tidak dia rekomendasikan untuk dibeli, meskipun alasannya agak remeh.

Tampak depan :

clip_image002

Tampak belakang :

clip_image004

Oke, alinea panjang ini bisa anda skip saja. Soalnya saya ingin curhat hal yang pribadi dulu. Jalan saya menemukan alat ini cukup lama. Tujuan awalnya sebenarnya tidak ada hubungannya dengan komputer, tapi dengan Radio Komunikasi (kebetulan saya anggota Orari). Begitu saya jadi anggota Orari dulu, perangkat Radio pertama yang saya punya adalah Alinco DR-135. Semua baik-baik saja, kecuali orang yang mendengar suara saya selalu memberikan report bahwa suara saya cempreng / terlalu treble. Saya search ke mana-mana akhirnya ada yang bilang lubang di hand mic ternyata di baliknya tidak langsung mengarah pada komponen mic di dalamnya. Maka saya bor permukaan hand mic-nya sehingga ketika saya bicara bisa langsung ke komponennya. Eh, tahunya itu tidak memperbaiki keadaan dan mic sudah terlanjur jadi tidak indah lagi. Tak lama, DR-135 saya jual dan yang membelinya menertawakan Saya J Lalu berikutnya saya coba dengan Radio Yaesu FT-2800m. Kali ini dengan membuat sambungan mic di kabel RJ nya diurai; satu yang ke audio berujung pada sebuah jack, dan satu yang berupa PTT berupa switch on/off. Sambungan ke audio saya masukkan ke keluaran preamp mic pada mixer Behringer Xenix yang pada masukannya saya feed dengan mic condenser Samson C03 yang sebelumnya diperkuat dulu dengan Behringer MIC-200. Dengan begini suara bisa lantang, bagus, dan berimbang tonality-nya, tapi meja jadi penuh. Hanya untuk keperluan komunikasi radio saja perlu segala macam itu! Lalu saya coba equalizer mobil, sampai coba dua macam. Ternyata semuanya tidak cocok. Ada masalah impedansi yang sebelumnya kurang saya cermati. Lalu saya coba buat sendiri rangkaian elektronik mono tone control. Itu ternyata malah membuat saya sadar bahwa saya sudah harus pakai kacamata. Gagal total. Sampai akhirnya belum lama ini saya iseng browsing dan menemukan XOX KS-105. Awalnya tidak yakin, tapi setelah saya lihat ternyata banyak sekali orang di cliponyu dot com yang menggunakannya sebagai preamp mic, saya jadi lebih yakin. Apalagi ini bukan sekedar preamp mic, tapi juga ada parametric equalizer-nya. Saya beli, saya coba hubungkan ke FT-2800m itu dan hasilnya saya dapat report yang bagus. Setup bisa sederhana dan meja bisa tidak berantakan dengan kabel-kabel dan macam-macam alat.

Bicara soal alat ini sebagai sound card eksternal, ternyata alat ini dibuat untuk tujuan karaoke online. Oleh karena itu maka semuanya sangat mic-oriented. Browsing saya ke sana sini malah membuat saya curiga bahwa produsennya ada di balik situs cliponyu dot com itu tadi; situs yang memberi jalan bagi mereka yang ingin jadi semacam penyiar, veejay, atau menyanyi dan dilihat banyak orang. Adanya banyak colokan mic sebenarnya dimaksudkan untuk memfasilitasi jenis mic apapun yang kita punya. Bisa dengan mic yang jack-nya jenis TRS (tip ring sleeve) atau yang di sini disebut jack akai. Bisa mic yang jack-nya ukuran 3,5. Bisa juga mic dengan jack jenis XLR. Bahkan bisa menggunakan mic yang ada di HP dengan cara mencolokkan jack keluaran audio di smartphone yang 3,5 itu. Jenis mic-nya sendiri bisa yang berjenis dynamic atau condenser yang membutuhkan phantom power 48 volt. Sementara untuk keluaran, ada line-out di bagian belakang, dan ada dua colokan headphone di depan. Satu dengan jack 3,5, satu lagi dengan jack TRS.

Paket penjualannya ada beberapa macam. Ada yang dijual sound card eksternalnya saja dan ada yang di-bundle dengan mic, dengan pilihan mic dynamic atau condenser. Saya beli sound card eksternalnya saja. Untuk penggunaan di komputer, sound card ini memberikan output suara yang biasa-biasa saja dibandingkan sound card internal di PC atau laptop. Koneksinya adalah via USB. Hanya, karena ini adalah unit yang terpisah dari komputer, saya kira keluarannya jelas lebih tidak terpengaruh interferensi dari komponen-komponen komputer lain.

Untuk sekedar playback dari komputer, tidak perlu ada setting yang terlalu ribet. Tancapkan catu daya, sambungkan kabel USB, dan laptop saya sudah bisa langsung autodetect. Saya periksa di playback devices (saya gunakan Windows 10), ternyata keluaran sudah mengarah otomatis ke XOX-105 :

clip_image006

Kalau sudah seperti itu, playback sudah bisa dilakukan. Saya bahkan tidak perlu membuka control panel XOX. Akan tetapi knob apapun yang ada di KS-105 tidak ada yang bisa berfungsi apa-apa, karena semuanya tidak untuk playback musik. Alih-alih, semuanya untuk mic.

Untuk keperluan mengeluarkan suara dari mic, tergantung dari kebutuhannya. Mic kita tancapkan dulu, lalu kita buka control panel :

clip_image008

Untuk kebutuhan saya memperbaiki tone di radio komunikasi, saya tidak perlu FX. Default, ternyata FX Type-nya nomor 5 (entah reverb jenis apa) dan besarannya 1. Itu sudah cukup membuat gema yang tidak perlu buat saya. Saya turunkan jadi 0 dan selanjutnya saya bisa menggunakannya tanpa laptop. Langsung saja dengan memainkan berbagai knob di soundcard-nya. Bahkan setelah saya matikan kemudian dinyalakan lagi, setting 0 tadi tidak berubah.

Kalau digunakan untuk karaoke atau yang lainnya, barangkali akan perlu FX, dan itu saya belum eksplorasi lebih lanjut (saya bukan penyanyi J). Termasuk juga apa itu Dodge Treshold, Dodge Speed, dan Dodge Gr. Intinya, dodge adalah fitur yang membuat suara playback musik akan jadi mengecil secara otomatis kalau ada masukan dari mic. Fitur yang sempurna untuk penyiar!

Apakah alat ini bisa disejajarkan dengan interface komputer untuk alat-alat musik, seperti pada merek Focusrite, Steinberg, dan sebagainya ? Saya kira tidak. Soalnya tidak ada colokan yang dedicated untuk gitar, misalnya, atau line-in. Memaksakan menggunakan colokan mic memang bisa, tapi di dalamnya sudah ada preamping untuk mic jadi tidak murni lagi sinyalnya. Untuk gitar dan alat musik pada umunya, XOX punya produk sendiri, tapi nampaknya belum ada yang menjualnya di Indonesia. Seperti yang sudah saya katakan, ini sound card memang alasan keberadaannya untuk karaoke online, makanya punya segitu banyak colokan mic.

Beberapa hal yang tidak atau belum saya lakukan adalah :

1. Pengukuran menggunakan osiloskop untuk mengetahui detil kualitas teknis sound card ini. Saya hanya menggunakan telinga, dan menurut telinga saya soundcard ini oke. Desis selain yang built-in pada suara rekaman atau mp3 relatif sangat kecil. Saya gunakan headphone dengan volume pada setting maksimal.

2. Menggunakan lebih dari satu mic pada saat yang bersamaan. Sebagai alat karaoke apakah diasumsikan yang menyanyi hanya satu orang saja ?

3. Menggunakan lebih dari satu headphone.

4. Menggunakan colokan XMPI di bagian belakang. Saya kurang jelas ini fungsinya apa.

Kelebihan :

1. Tidak terkesan ringkih. Beratnya lumayan dan tidak akan mudah tergeser-geser di meja, apalagi di sisi-sisinya ada pelindung karet yang tidak saja melindunginya dari benturan, tapi juga membuatnya lebih mantap diam di tempat.

2. Ada tombol on/off. Ini sederhana, tapi beberapa perangkat audio, termasuk dari XOX juga, ada yang tidak punya ini.

3. Menggunakan catu daya sendiri, tidak menggunakan bus power / USB.

Kekurangan :

1. Colokan catu daya kurang kokoh. Mungkin ini hanya di saya saja. Yang saya alami, Jack-nya harus saya tekan-tekan lagi baru bisa oke.

2. Software bisa dibuat lebih bagus lagi. FX type seharusnya dibuat jelas apa saja jenisnya dari nomor 1 sampai 16. Untuk memudahkan user, mestinya juga ada preset yang menggabungkan fitur FX dan Dodge, di samping adanya kemampuan menyimpan setting yang dibuat sendiri oleh user.

3. Kalau ini memang untuk karaoke, di mana ada setting untuk menghilangkan suara vokal ? Saya tidak melihat itu di mana pun.

Demikian ulasan singkat saya tentang soundcard ini. Sampai sekarang saya tetap menggunakannya sebagai preamp untuk mic radio komunikasi. Selain dipasang pada Yaesu FT-2800m, juga saya pasang di perangkat jadul Icom IC-25a. Baragkali ada yang ingin tahu bagaimana kinerja barang ini untuk karaoke online ? Sengaja saya tidak tulis. Saya bukan penyanyi dan Saya kurang suka dengan situs cliponyu dot com, he he … Tapi semoga tulisan singkat ini bisa memberi gambaran bagi yang tertarik akan membelinya. 73!

Bagikan pada media sosial :