# Jumlah yang Melihat Tulisan Ini : 6300

Namanya juga Consumer Preview, memang jelas belum bisa diandalkan untuk bekerja sehari-hari. Tapi maksud saya di sini, ekspektasi saya sebelumnya untuk menggunakan versi awal Windows 8 ini sebagai OS sehari-hari sambil pada saat yang sama membiasakan pada fitur-fitur barunya, nampaknya harus diurungkan, atau kalau tidak saya akan mengambil sebuah risiko. Setelah review yang saya tulis sebelum ini, saya mengalami beberapa masalah dan mencoba mengatasinya. Pengalaman itu membuat saya berpikir; Apakah lebih baik untuk niat saya itu, saya menunggu sekurangnya versi beta ?

win8

Segera setelah instalasi awal pada komputer yang digunakan pada review sebelum ini selesai, saya mengalami beberapa masalah. Semua itu saya tuliskan di blog lain saya (sorry, di situ saya tulis menggunakan bahasa Inggris). Ujungnya adalah sebuah layar biru dengan tanda :( besar. Ketika dari situ di reboot, ada beberapa pilihan. Pilihan-pilihan itu menurut saya cukup menjanjikan, bila Windows 8 telah matang, sebagai sebuah skenario recovery yang (mudah-mudahan) lebih baik dari versi Windows sebelumnya. Yang saya temukan :

  1. Ditiadakannya Advanced Boot Options, yang pada versi-versi Windows sebelumnya dapat kita akses melalui tombol F8 sebelum proses booting masuk ke GUI Windows. Alih-alih, bila kita pencet F8, Windows 8 seperti melakukan perbaikan meskipun tidak spesifik benar gangguan apa yang sedang diperbaiki. Yang saya alami, ketika akhirnya muncul tampilan :( dan saya restart kemudian memencet F8, … ada tampilan yang memberitahu kita Windows sedang memperbaiki sesuatu.
  2. Saya kurang hapal detil yang saya alami ketika Windows 8 berusaha melakukan recovery, tapi yang jelas ketika upaya mengembalikan lagi ke kondisi yang normal gagal dilakukan, maka ada opsi lagi, yaitu mengembalikan Windows 8 ke kondisi yang persis ketika baru selesai diinstal pertama kali. Artinya, semua software tambahan yang sudah diinstal akan hilang. Saya sampai harus kehilangan dua kali penggunaan serial number untuk Office 2010 berlisensi karena hal ini. Sial.

Saya bilang “cukup menjanjikan” karena toh akhirnya saya sampai pada tahap di mana recovery tidak menghasilkan perbaikan apa-apa. Komputer desktop yang saya gunakan itu kalau saya matikan dan nyalakan lagi sekarang mengesankan bahwa perbaikan masih berlanjut. Pada kenyataannya proses itu lama sekali, bahkan terlalu lama dalam keadaan begitu saja. Sebelumnya, memang saya sempat meminta agar serial number dimasukkan lagi, tapi seterusnya tidak ada hal yang berarti. Saya harus akhiri eksperimen dengan Windows 8 CP di komputer desktop itu.

mugiSaya ikut mailing list Mugi dan menemukan ada beberapa orang yang mencoba Windows 8 CP juga. Akan tetapi nampaknya semua orang seperti mendapat happy ending. Ketika salah seorang bilang bahwa dia mencobanya di laptop, terbersit di saya pikiran, apakah kombinasi hardware mungkin menjadi kendala bagi stabilitas ? Maksud saya, komputer yang saya gunakan itu adalah rakitan. Sekarang bagaimana kalau Windows 8 CP ini dicoba ke laptop, yang tentu telah melewati pengujian dalam hal ‘kekompakan’ fungsi komponen-komponen di dalamnya. Asumsi saya ini barangkali naif, tapi apa salahnya dicoba ? Akhirnya saya mencobakannya di laptop Asus A43S dalam keadaan standard (baru).

Proses instalasinya saya ikuti dari awal. Semua lancar dan tidak ada masalah yang berarti. Belajar dari pengalaman sebelumnya yang selalu gagal menginstal Office dari ISO yang diekstrak, kali ini saya instal Office 2010 berlisensi dari DVD. Ini pun lancar. Instalasi MSE juga tidak menemui hambatan yang berarti. Saya cek Windows Update, ternyata ada beberapa update. Saya biarkan semuanya diunduh dan instal otomatis, ini pun sukses, termasuk driver untuk VGA dari NVIDIA. Pada komputer desktop sebelumnya, seingat saya ini yang mengawali masalah. Ketika pengunduhan semua update selesai, dinyatakan bahwa ada yang tidak bisa diinstal, dan itu ternyata adalah driver VGA. Komputer lalu saya restart, dan sejak itu Windows 8 CP ini bermasalah pada komputer desktop. Tapi pada laptop Asus ini semuanya benar-benar lancar tanpa masalah.

Laptop ini sudah saya nyala dan matikan beberapa kali. Saya gunakan untuk browsing mengirim email, membuka Facebook, mengetik menggunakan Word 2010 …. Semua baik-baik saja. Sekilas spesifikasi laptop ini adalah :system infos

Apakah bisa dikatakan masalah yang saya alami sebelum ini pada komputer desktop itu disebabkan kualitas kombinasi hardware yang digunakan ? Barangkali akan terlalu terburu-buru untuk menjawab ‘ya’. Perlu ada percobaan pada beberapa komputer lagi tentu, yang semuanya di luar ketersediaan waktu dan kepentingan yang saya miliki. Tapi bila itu memang ‘ya’, yang saya bisa katakan adalah Windows 8 CP ini masih belum memiliki toleransi yang memadai pada tingkat perbedaan hardware. Kalau sebelumnya dikatakan PC yang OK menjalankan Windows 7 akan OK juga menjalankan Windows 8, maka seharusnya komputer desktop yang saya gunakan tidak akan separah itu dengan Windows 8 CP. Soalnya, sebelumnya komputer itu sangat baik digunakan untuk menjalankan Windows 7.

Nah sekarang, apakah saya akan menggunakan laptop itu ? Nampaknya memang cukup stabil. Untuk mengandalkannya pada pekerjaan sehari-hari, seperti saya katakan di awal, nampaknya berisiko. Beberapa hari ini memang laptop itu tampak stabil; tidak tahu apa yang akan terjadi berikutnya bila digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan yang berbeda. Yang jelas saya akan menggunakannya meski tidak akan mengandalkannya. Kalau ada sesuatu lagi tentang Windows 8 CP ini saya akan tulis lagi.

Bagikan pada media sosial :