# Jumlah yang Melihat Tulisan Ini : 4441

Windows-8Seperti kalau sebuah sequel filem, orang pasti mengharapkan sesuatu yang baru. Demikian pula dengan lanjutan dari sistem operasi buatan Microsoft ini: Windows 8, yang ketika saya tulis ini keluar dengan versi Consumer Preview. Kebaruannya kali ini barangkali sangat banyak, tapi yang segera terasa adalah dua hal: GUI (Graphical User Interface) dan Navigasi-nya. Total berkas instalasinya yang sebesar 2.5 Gb dapat diunduh di bagian situsnya Microsoft dan terbuka secara umum. Artinya siapa saja boleh mengunduh dan mencobanya.

Sama seperti ketika versi sebelumnya muncul, orang banyak bertanya. Kebaruan apa yang dibawa versi baru ini sehingga ada cukup alasan untuk melakukan upgrade ? Apa yang bisa dilakukan pada versi baru ini (dan tidak bisa dilakukan pada versi lama) sehingga pengalaman dan produktifitas kita dengan sistem operasi baru ini lebih baik dari sebelumnya ? Saya pun mempertanyakan hal yang sama, yang hingga kini jawaban yang saya peroleh barangkali hanya cocok untuk saya sendiri: “bergantung pada jenis dan level penggunaan komputer”. Intinya semakin kompleks modus penggunaan komputer (dan Internet) kita, semakin kita perlu untuk selalu beralih ke sistem operasi baru. Pada kenyataannya memang, setiap versi baru menawarkan kelebihan yang tidak ada pada versi sebelumnya. Itu kalau kita mau benar-benar melihat spesifikasinya secara detil.

Segera setelah file ISO yang saya peroleh di burn ke DVD, saya lakukan instalasi. Yang muncul pertama adalah gambar ikan dengan latar belakang hijau. Saya tidak percaya Microsoft menampilkan gambar sesederhana ini, tapi ya ini mungkin karena masih versi awal. Lalu saya berniat mengukur berapa lama proses instalasi, tapi segera terganjal oleh serial number. Ini membuat saya harus berhenti dulu dan melakukan search dengan komputer lain. Ternyata serial number-nya dapat diperoleh di sini. Hitungan saya mulai lagi. Ternyata hanya dibutuhkan sekitar 8 menit untuk mengkopikan berkas-berkas awal. Sesudahnya lalu komputer me-restart sendiri. Seperti biasa, yang berikutnya adalah deteksi hardware, dan ini berlangsung selama sekitar 2 menitan. Komputer lalu restart lagi. Ketika masuk, ada proses untuk setting ini dan itu, yang bagusnya adalah, hanya sedikit memerlukan campur tangan pengguna. Tidak perlu memasukkan time zone, tapi masih perlu soal regional setting. Saya pilih Indonesia, dan lainnya default. Lima menit kemudian semuanya beres.

Tampilan awal desktop sesaat setelah instalasi beres adalah :prev1

Jelas benar-benar berbeda dengan windows versi-versi sebelumnya. Inilah alasannya saya menyebutnya sebagai revolusi GUI. GUI ini konon dijuluki Metro. Barangkali kependekan dari Metropolitan, alias kota besar, tempat di mana orang-orang sibuk berlalu-lalang, dan akan cukup membuat bingung bagi siapapun untuk untuk menemukan apa yang dicari. Oleh karena itu diperlukan kesederhanaan. Nampaknya semangat ini yang diusung pada Metro. Terlihat yang tampil adalah pintasan-pintasan ke program / kelompok program yang mungkin paling sering digunakan. Pintasan-pintasan itu bisa kita tambahi atau modifikasi.

Soal pintasan, dengan cepat saya bisa merasakan bahwa kali ini secara benar-benar mencolok Microsoft mengarahkan pengguna ke semua layanan miliknya. Mau klik Calendar, Messaging, Mail, atau People, maka kita diasumsikan punya akun di Microsoft (seperti hotmail, windowslive, msn, live, dan sebagainya). Demikian pula dengan search, kita langsung diberi Bing :) Layanan Maps (peta) yang ada di Bing yang konon belum bisa menyamai Google Maps itu pun disodorkan ke kita. Ini barangkali wajar. Tapi seperti pada Windows 7 yang belakangan keluar dengan Varian N-nya, menarik juga kalau nanti ada Windows 8 versi N, alias yang tidak memasukkan unsur Internet Explorer (dan mungkin produk-produk Microsoft sendiri). Apakah itu akan harus menunggu tuntutan pihak lain ke pengadilan dulu ? Ha, ha.

Tentang persyaratan hardware, sebelum ini sudah terdengar bahwa bila sebuah PC mampu menjalankan Windows 7, maka ia akan mampu menjalankan Windows 8. Barangkali memang benar begitu. Spesifikasi komputer yang saya gunakan adalah :

spec

Apakah spec itu cukup tinggi ? Yang jelas komputer ini dengan harddisk yang lain saya gunakan untuk menjalankan Windows 7 dengan sangat baik. Satu hal yang segera saya temukan adalah soal penggunaan memory. Ini entah hanya berlaku spesifik di konteks saya atau juga pada semuanya: Windows 7 yang jenisnya 32 bit pada umumnya hanya bisa memanfaatkan RAM paling banyak sebesar 2 Gb, tapi pada Windows 8 ini ternyata versi 32 bit-nya mampu lebih dari besaran itu :

prev3

Hal lain berhubungan dengan spec adalah tentang display. Konon Windows 8 nantinya tidak hanya untuk PC, tapi juga untuk perangkat lain seperti tablet, bahkan telpon selular. Tentu saja itu pasti dengan penyesuaian pada paket instalasinya. Untuk PC sendiri bahkan Windows 8 sudah dipersiapkan untuk layar sentuh. Karena ada cukup banyak kebaruan pada display, lalu saya mencoba menaikkan resolusi layar. Ternyata saya yang hanya menggunakan monitor CRT 15 inci hanya diberi setting default 1024 x 768, dan pilihan untuk menaikkan atau menurunkan resolusi itu ternyata greyed-out alias terkunci. Saya segera ingat bahwa mungkin ini karena driver VGA-nya masih bawaan Windows. Saya cek ternyata benar. Lalu saya coba lakukan Windows Update (jelas komputernya dalam keadaan terhubung ke Internet). Saya kaget ternyata untuk versi Consumer Preview ini sudah ada beberapa update, termasuk untuk driver VGA yang saya gunakan :prev2

Adanya update ini bagi saya mengisyaratkan bahwa versi Consumer Preview ini sudah dibuat ‘bisa digunakan’ / usable, dan tidak sekedar demo tampilan saja. Sampai saya tulis ini proses pengunduhan update belum selesai.

Selain revolusi GUI, saya juga mengatakan itu berkenaan juga dengan navigasinya. Terus terang saya langsung bingung mau begini atau begitu harus bagaimana. Tapi ternyata hanya perlu waktu beberapa menit untuk membiasakan diri. Yang jelas, memang tombol start yang melegenda itu (pada layar) sekarang tidak ada (apakah ini kelak akan memicu produsen keyboard untuk mengubah layout sehingga sesuai dengan Windows 8 ?). Ketika tombol start (pada keyboard) dipencet, maka di manapun kita sedang berada, kita akan balik lagi ke tampilan Metro di awal tadi. Itu fungsinya sekarang. Hanya saya masih belum menemukan apakah untuk memicu itu bisa dengan mouse atau hanya dengan memencet tombol start (pada keyboard) ?

Untuk masuk ke system properties dan control panel, awalnya saya malah masuk ke Explorer, masuk ke Folder Windows dan search dengan nama, he, he. Baru kemudian saya tahu ternyata daftar semua program itu bisa muncul kalau kita klik kanan pada desktop Metro. Klik kanan itu akan memunculkan sebuah bar di bagian bawah, dan ada ikon dengan nama All Apps. Kalau itu di klik maka semuanya keluar :

all apps2

Lalu untuk yang biasanya ada di pojok kanan bawah pada versi-versi Windows sebelumnya, kini dapat dimunculkan dengan menaruh kursor mouse pada sisi sebelah kanan desktop. Yang muncul adalah :

setting2

Tampak bahwa ada fungsi-fungsi lain di situ. Yang biasanya ada di pojok kanan bawah itu sekarang ada di dalam setting pada tampilan di atas.

Hal baru lainnya adalah Internet Explorer, yang pada versi ini dimasukkan versi 10 :

IE10

Yang mencolok dari versi 10 ini lagi-lagi adalah soal navigasinya. Sekarang baris alamat ada di bawah. Lalu default tampilannya adalah full screen. Tab-tab dapat kita lihat dengan melakukan klik kanan, yang akan muncul di bagian atas layar. Secara keseluruhan perlu waktu cukup lama untuk memberikan preview tersendiri tentang browser ini (Untuk review versi 8 dulu saja saya sampai menulis 3 tulisan berturut-turut.

Sedikit tentang booting time, detik pernah menulis bahwa Windows 8 katanya hanya memerlukan waktu booting 8 detik saja. Kenyataannya, yang saya hitung barusan, mulai dari bunyi beep di komputer ketika dinyalakan, diperlukan waktu 40 detik hingga tampilan Metro itu keluar seutuhnya. Omongan 8 detik itu nampaknya mengasumsikan hardware yang lebih canggih dari yang saya gunakan. Tidak bisa digeneralisir.

Untuk sementara ini saya baru bisa memberikan pratinjau yang barangkali fokusnya bersifat visual karena itu yang paling tampak mencolok. Untuk hal-hal lainnya barangkali akan saya tuliskan kemudian di blog ini, tomita.web.id, terutama bila update yang sedang saya unduh tadi sudah selesai dan terinstal. Saya akan coba gunakan Windows 8 ini sehari-hari. Pasti ada hal-hal menarik lainnya.

Bagikan pada media sosial :