# Jumlah yang Melihat Tulisan Ini : 2588

aboutie8 Medium is the message, demikian kata Marshall McLuhan. Medium yang dipergunakan untuk melakukan komunikasi memiliki arti lebih dari sekedar alat untuk menyampaikan pesan. Kalau kita melihat antena parabola di sebuah pedesaan yang miskin dan terpencil, maka kita mestinya tidak berpikir tentang apa yang dilihat si pemilik rumah melalui pesawat televisinya. Alih-alih, kita langsung membayangkan bahwa ia adalah orang mungkin punya tingkat ekonomi lebih baik, menganggap penting informasi melalui TV, dan boleh jadi ia adalah orang yang berwawasan dan berpendidikan lebih tinggi dari rata-rata orang di sekitarnya. Apakah hal yang sama dapat kita katakan untuk sebuah browser Internet? The browser is the message?
Tadinya saya akan menulis review untuk Internet Explorer (IE) 8 Release Candidate (RC) 1, tapi ketika saya menulis ini, versi finalnya sudah keluar. Antara versi RC1 dan Final hanya berbeda sedikit dalam hal ukuran file. Persisnya RC1 adalah 13.548 Kb dan yang Final 13.618 Kb. Review saya berikut ini tidaklah komprehensif menyangkut segala hal yang ada pada browser baru ini. Semuanya hanya berkenaan dengan apa yang saya alami secara pribadi.
install-moreinfo Ketika instalasi, baik pada versi RC 1 maupun Final, ada notifikasi yang menunjukkan bahwa proses download sedang berjalan (downloading updates for Internet Explorer 8). Saya jadi bertanya, apakah instalasi IE versi baru ini mensyaratkan adanya koneksi Internet? Lalu saya coba menginstal pada dua komputer, masing-masing dengan XP SP3 dan Vista Business SP1, keduanya tanpa koneksi Internet. Ternyata keduanya bisa terinstal dengan baik. Jadi, ternyata instalasi tidak mensyaratkan koneksi Internet. Kalau begitu apa yang dimaksud dengan downloading updates? Pengertian kita pada umumnya tentang download adalah mengambil sesuatu dari Internet dan menyimpannya di komputer kita. Apakah Microsoft mau mengatakan bahwa downloading updates di sini berarti mengekstrak update yang ada di file instalasi IE ke komputer atau, … kalau komputer terhubung ke Internet maka update akan di download, sedangkan kalau tidak, maka proses ini akan dilewatkan? BTW: hal seperti ini sudah ada sejak IE 7.
Saya pribadi tidak begitu paranoid dengan masalah keamanan yang bagi banyak orang dengan orientasi teknis, sejak versi 6 browser ini memetik sinisme di mana-mana. Bagi saya yang penting adalah kecepatan dan kenyamanan. Bicara soal kecepatan, sementara ini saya masih menjagokan Google Chrome. Ketika menulis ini, dalam satu komputer saya jalankan keduanya, dan membuka situs cnn.com. Entah cara pengujian ini fair atau tidak (tidak ada materi apapun di cache, saya tidak pake proxy, dan saya klik tombol go to secepat mungkin dari satu browser ke browser satu lagi), tapi sungguh di luar dugaan, ternyata IE 8 (saya sudah pasang versi finalnya), memunculkan halaman depan cnn.com lebih dulu, beberapa detik kemudian baru Chrome. Saya coba lagi ke yahoo.com. Kali ini Chrome lebih cepat beberapa detik dari IE. Entah, mungkin memang pada kenyataannya IE sekarang ini sudah cukup gesit, tapi tetap saja ada perceived snappiness pada Chrome yang lebih daripada IE. Barangkali memang soal ini perlu pengujian lebih seksama dengan membuka bermacam-macam situs.
tabs Sedangkan soal kenyamanan, desain IE 8 versi final ini secara umum tidak berubah drastis dari versi 7. Saya belum mencoba ini pada IE 7, tapi pada versi final IE 8 ini sebuah fitur kenyamanan yang mencolok adalah dalam kaitannya dengan tabbed browsing. Bila kita membuka sebuah website lalu kita membuka tab baru untuk sebuah link yang ada di halaman website itu, maka tab-nya akan diberi warna tertentu yang sama. Bila kita membuka tab baru, lalu kita isikan URL yang tidak berasal dari halaman sebelumnya, maka warna tab-nya berbeda. Ini jelas akan cukup membantu bila kita melakukan browsing dengan banyak URL yang berbeda dan membuka banyak tab untuk setiap URL tersebut. Akan tetapi saya temukan, sistem pewarnaan tab ini ternyata tidak didasarkan pada identifikasi apakah tabs yang dibuka itu berasal dari sebuah induk URL yang sama. Bila misalnya di sebuah URL ada link yang berbeda induk URL-nya dan kita buka di tab baru, tetap saja diberi warna yang sama. Ada tambahan untuk ini, tapi hingga kini belum saya alami. Saya membaca di suatu tempat bahwa bila pada salah satu tab browser mengalami crash, maka crash itu tidak akan dialami oleh browser secara keseluruhan. Fitur yang ok, tapi bagi saya ini masih merupakan ‘janji’ dari Microsoft, soalnya hingga kini saya belum pernah mengalami crash dengan IE 8.
widget Masih (agak) berkaitan dengan kenyamanan, dulu saya pernah mendapatkan saran bahwa kalau akan membuka sebuah halaman Internet yang banyak mengandung programming, lebih baik menggunakan IE. Misalnya untuk halaman yang mengandung Javascript, … memang benar saya pernah mengalaminya sendiri. Apa yang dirancang dengan Javascript tidak bisa muncul sama sekali dengan Opera (bukan Opera versi yang sekarang), tapi ketika saya melakukannya dengan IE, masalah itu teratasi. Sebenarnya pertanyaan saya adalah, apakah IE 8 bisa menangani semua kemungkinan aplikasi web (bukan hanya yang dibuat dengan Javascript) ? Apakah ada yang bisa ditangani browser lain, tapi tidak bisa ditangani oleh IE 8? Secara keseluruhan saya tidak tahu, tapi sekurangnya saya menemukan satu: ternyata browser ini kurang bisa menangani fitur penambahan widget pada WordPress dengan baik (dalam hal ini saya mencobanya pada situs tomita.web.id yang menggunakan engine WordPress). Bila kita masuk ke halaman widget, misalnya, kita tambahkan widget teks lalu kita ingin mengedit isinya. Yang terjadi adalah, bukannya keluar drop down windows untuk mengisi teks, tapi malah keluar peringatan : Are you sure you want to navigate away from this page? – yang kalau kita jawab yes maka halaman akan ter-refresh dan yang muncul adalah halaman sebelumnya, tapi widget yang barusan kita tambahkan menghilang. Kalau widget lain kita tambahkan, lalu kita klik edit, widget itu malah langsung menghilang dengan sendirinya. Apakah kita harus mengatakan bahwa IE 8 Final Release ini bukan sebuah browser yang cocok untuk blogging dengan WordPress? (saya melakukannya dengan IE 8 Final Release untuk Vista). Saya coba itu dengan Firefox, Chrome, dan Opera. Ternyata ketiga browser ini bisa menanganinya dengan baik.
Pengalaman lain saya dengan browser baru ini adalah soal tombol X di ujung kanan atas itu. Secara tidak sengaja saya menemukan sesuatu yang menarik, yang seingat saya benar-benar tidak ada pada browser lain yang pernah saya coba (Google Chrome, Firefox, dan Opera), yaitu IE memberikan peringatan ketika kita akan mematikan browser sementara di dalamnya kita membuka banyak tab. Pada Chrome, ketika kita melakukan ini, benar-benar tidak ada peringatan, langsung saja browser tertutup, meski dalam keadaan sedang membuka beberapa tab. Hal yang sama juga ada pada Opera. Sementara itu pada Firefox masih ada tulisan Do you want Firefox to save your tabs for the next time it starts? Pada IE, ada pilihan yang lebih berguna daripada yang ada pada Firefox. Ketika kita akan mematikan browser dalam keadaan ada banyak tab, ia akan menawarkan : Do you want to close all tabs or the current tab? Saya bilang pilihan ini lebih berguna soalnya tidak jarang ketika kita sedang asyik dengan isi sebuah tab, kita jadi suka cenderung berpikir bahwa yang kita buka itu hanya satu tab, sehingga ketika kita mematikan browser dengan maksud menyudahi halaman yang kita baca, kita malah mematikan semuanya. Dengan pilihan itu, kita diingatkan bahwa kita bisa mematikan tab yang sekarang sedang dibuka. Jelas sekali di sini Microsoft cukup seksama dalam mempelajari perilaku browsing banyak orang (sekurang-kurangnya perilaku browsing saya!
(bersambung)

Bagikan pada media sosial :