# Jumlah yang Melihat Tulisan Ini : 7737

Ini adalah HT pertama yang saya miliki. Usable dan durable. Karena saya mendapatkan pengalaman positif, saya membelikan kantor beberapa unit perangkat ini. Semuanya berjalan baik.
Kalau anda mau beli, perhatikan paket penjualannya. Soalnya ada paket yang dijual tanpa charger. Lalu ada pula paket dengan charger, tapi yang slow, alias kita harus menunggu 14 jam sampe batre penuh.
Di toko, sudah ada perangkat yang lebih baru dari V8 yaitu V82, tapi bedanya tidak signifikan, hanya power max jadi 7W, dan beberapa fitur yang praktis tidak kita gunakan sehari-hari. Jadi, kalau anda mau memutuskan HT anda adalah dari merek Icom, HT ini bisa jadi pilihan terbaik.
Bagian jeleknya adalah pada tombol untuk meng-on-kan perangkat ini. Bentuknya bulat, dari karet, dan diletakkan di samping kiri. Dari beberapa unit yang saya beli, ada satu yang rusak karena terlalu sering di-on/off-kan.
N
ah, pada V82, nampaknya soal ini diperbaiki dengan bahan yang agak berbeda dan peletakan yang di depan.
Batre standard-nya 600mAH. Cukup untuk pemakaian moderate. Sebaiknya anda beli sekalian batre pack-nya. Hiraukan saja peringatan Icom untuk tidak menggunakan batre AA rechargeable. Pada kenyataannya, menggunakan batre itu tidak apa-apa. Dengan 6 buah batre AA yang rechargeable 2500mAH anda bisa menggunakannya selama satu hari penuh dengan penggunaan intensif.
Ada orang bilang di Internet belt-clip-nya rapuh, tapi saya menggunakannya dengan baik-baik saja. Bagian yang sering hilang adalah penutup lubang mic / speaker ekstra. Kalau bisa copot saja bagian itu ketika anda menggunakannya di lapangan. Daripada hilang.
Soal display, memang kecil. Alpha tag jadi terbatas. Tapi itu tidak masalah. Masih cukup readable. Bisa kita fungsikan untuk menampilkan frekuensi, alpha tag, atau channel.
Tombol potensio hanya satu. Bisa kita ubah fungsinya jadi volume, knob VFO, dan apa lagi saya lupa.
Harganya emang mahal, tapi ya kualitas Icom lah.

Bagikan pada media sosial :