# Jumlah yang Melihat Tulisan Ini : 33613

qrzCallsign saya ketika pertama kali masuk menjadi anggota Amatir Radio adalah YD1MTT. Ketika itu segera setelah saya diizinkan on air, saya langsung mendaftarkan callsign tersebut ke qrz.com. Akan tetapi beberapa tahun kemudian saya naik tingkat. Callsign berubah menjadi YC1MTT. Tentu saja saya harus mengubah entri di qrz.com. Masalahnya adalah, ternyata untuk langsung mengubah callsign di sana tidak bisa. Maka yang saya lakukan adalah meregistrasikan callsign baru tersebut menggunakan YD1MTT sebagai manager-nya. Saya kira dengan begini masalah sudah selesai, tapi ini malah jadi bermasalah.

Siang ini saya mencoba mengisi logbook di qrz.com setelah saya berkomunikasi dengan YB0JZS. Saya kaget, ternyata entri logbook tersebut adalah untuk YD, bukan YC, dan tidak ada cara untuk membuat sedemikian rupa sehingga entri logbook itu adalah atas nama YC1MTT. Saya minta bantuan Pak Dicky (YB0JZS) tentang hal ini setelah beberapa cara dilakukan dan gagal. Terlebih dahulu YC1MTT saya release dari YD1MTT dan saya minta beliau me-manage YC1MTT.

Tidak berapa lama kemudian beliau meminta saya untuk melakukan register dengan mengklik help/register di halaman utama qrz.com. Yang dilakukan adalah sign-up for a new account. Saya isikan callsign, lalu alamat email untuk callsign tersebut (yang berbeda dengan alamat email untuk YD1MTT). Sesaat kemudian ada email datang yang memberi saya password untuk YC1MTT. Dengan begini sekarang callsign baru saya bisa mandiri dan bisa login seperti pengguna yang normal.

Saya jadi bisa menyimpulkan beberapa hal yang mungkin berguna bagi rekan-rekan amatir radio lainnya berkenaan dengan qrz.com :

  1. Setiap entri callsign pada qrz.com harus memilik alamat email yang unik / yang berbeda dari callsign lainnya.
  2. Bila kita naik tingkat dan callsign kita berubah, kita dapat me-manage callsign baru menggunakan callsign lama. Setelah kita manage dan masukkan data seperlunya, callsign baru tersebut harus di release. Berikutnya, kita lakukan log out (dari callsign lama), lalu kita register callsign baru. Jangan lupa, callsign baru ini harus didaftarkan dengan alamat email baru.
  3. Me-manage sebuah callsign tidak berarti menguasai callsign atau dapat bertindak atas nama callsign tersebut. Fungsinya hanya sebagai perantara ketika mendaftarkan callsign untuk pertama kalinya. Callsign yang di manage suatu saat harus di release karena akhirnya pemiliknya harus mandiri untuk menggunakannya.

Di bagian basic callsign data ada entri untuk aliases and previous callsigns, saya masukkan YD1MTT dan memberi checklist untuk di delete. Ketika selesai meng-klik save, dan saya search callsign lama itu, ternyata masih ada, tapi tidak ada isinya sama sekali. OK yang penting orang jangan sampai menemukan data yang sama saja!

Hal terakhir, bagaimana kalau suatu saat ada orang yang akan menggunakan callsign YD1MTT ? Apakah akan langsung bisa atau harus ada koordinasi dulu dari saya ? Saya ingin tahu jawabannya, tapi tidak ingin repot-repot mencobanya. Nanti saja kalau memang benar-benar ada masalah dengan pemilik YD1MTT yang baru.

Bagikan pada media sosial :