# Jumlah yang Melihat Tulisan Ini : 3075

bannerseminar2 Setelah debut saya tampil bersama MUGI menjadi fasilitator untuk anggota pasukan TNI yang akan berangkat ke Lebanon November lalu, saya dapat kesempatan lagi 12 Desember kemarin. Event-nya adalah sebuah seminar tentang Windows 7. Yang tampil sebagai pembicara hari Sabtu itu adakah seorang penulis buku komputer senior, Pak Tutang, saya sendiri, Aris Lesmana (instruktur dari BeLogix), Firstman Marpaung (Project Manager PT. Icomm – Ketua MUGI Bandung), Andik Susilo (Teknisi IT PT. Unilever), dan Dani Taufani & Iqbal(mahasiswa Unikom). Meski tajuknya adalah Windows 7,tapi yang dibawakan tidak hanya itu. Pak Tutang tentang Windows 7 secara umum, saya tentang optimalisasi kinerja komputer dengan Windows 7, Aris tentang Preview Office 2010, Firstman dan Iqbal tentang sertifikasi dari Microsoft, lalu Andik dan Dani tentang Windows Live.

Apa jadinya kalau saya sebagai orang yang background pendidikannya bukan IT, mesti bicara tentang itu di kampus yang namanya saja sudah mencirikan sebuah institusi yang mau melihat segalanya dari kacamata IT: Universitas Komputer Indonesia ? Ya, melihat segalanya dari sudut pandang IT, … itulah yang terbersit di benak saya sejak dulu tahu tentang tempat ini. Ini karena di dalamnya tidak saja ada fakultas teknik yang berhubungan dengan komputer, tapi di sana juga ada fakultas hukum, sastra, ekonomi, sosial, dan desain ? Sebagai seorang dosen saya tahu unsur-unsur yang membentuk sebuah perguruan tinggi. Saya bertanya-tanya, untuk fakultas-fakultas yang non-IT itu, seperti apa kira-kira pola ilmiah pokoknya ? Apakah masih ada sangkut pautnya dengan komputer juga ? Apapun itu, sekurangnya saya bayangkan ini adalah tempat di mana seharusnya orang-orang yang “hidup” dengan komputer semestinya berada. Oleh karena itu sebuah seminar yang intinya adalah sebuah update pada platform penggunaan komputer tidak perlu rasionalisasi apapun lagi.

Begitu saya parkir kendaraan, saya sudah langsung terkesima dengan tempat parkir PTS yang punya 13.000 an mahasiswa ini. Waktu itu adalah hari Sabtu, tapi tempat parkir sangat penuh sesak. Apakah hari Sabtu di sini adalah hari kuliah normal atau karena akan ada seminar maka tempat parkir jadi begitu penuh ? Tapi kenyataannya, ketika saya berjalan menuju auditorium tempat seminar, mahasiswa yang akan daftar masuk ke ruangan begitu berjubel. Sebelumnya saya kurang percaya bahwa seminar ini akan dihadiri oleh 600 orang mahasiswa, tapi pagi itu saya jadi lebih yakin. Selidik punya selidik, ternyata seminar ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa dari fakultas teknik, tapi juga dari fakultas lainnya di Unikom, bahkan dari luar Unikom pula!

taryana Saya langsung temui seorang teman baik, teman juga di Orari, yang kebetulan Direktur ICT di Unikom: Pak Taryana. Beliau ini salah satu yang bikin saya tadinya agak ragu untuk bicara di Unikom. Soalnya saya sering minta tolong dan tanya dia soal komputer, eh kok kali ini saya malah jadi pembicara di kampusnya. Anyway, it’s an honor. Beliau ini yang mewakili rektor untuk membuka acara.

Ternyata memang betul peserta sungguh sangat banyak. Jumlah peserta sekitar 600an, dan ada 200 orang yang terpaksa ditolak karena tempat tidak mencukupi. Karena banyaknya itu, maka acara dibagi menjadi dua sesi: pagi dan siang, dengan materi yang sama persis. Saya kebagian bicara kedua setelah Pak Tutang. Waktunya hanya 30 menit, sedangkan saya mesti membawakan materi yang cukup teknis yang sebenarnya meminta waktu lama. Untung saya sudah buatkan makalahnya, dan mereka tinggal download saja.

tomatstage1 Menurut saya, acara berlangsung cukup sukses. Saya sendiri merasa puas berbicara di event ini. Antusiasme cukup tinggi, meski pertanyaan-pertanyaan kurang banyak dan menukik tajam, … Apakah ini barangkali karena mereka belum menggunakan Windows 7 ? Tapi justru acara ini menjadi sebuah momen yang menyadarkan peserta bahwa sebenarnya mereka bisa mendapatkan dan menggunakan Windows 7 secara legal. Dari feedback audiens, dapat diperkirakan bahwa kebanyakan dari mereka masih menggunakan software bajakan, padahal Unikom sudah signed-up ke MSDNAA. Oleh karena itu, ketika Dani Taufani bicara, momen itu sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan MUGI Unikom, yang ternyata belum banyak dikenal di sana.

Terima kasih saya ucapkan pada MUGI Bandung yang sudah memberi kepercayaan pada Saya untuk jadi pembicara pada seminar ini. Juga pada mahasiswa Unikom yang telah antusias pada jalannya seminar, mengirim email, atau mengisi guestbook saya. Berikut adalah beberapa foto acara seminar itu.

tutang Pak Tutang: Get Ready for Windows 7

tominactionMr. T @ Optimalisasi Kinerja Windows 7

arisonstage Aris “Mr. Desktop Technician” : Preview Office 2010

1stman Mr. Firstman @ Microsoft Certification

andec Andik Susilo @ Window Live

dani The Future MVP-1, Dani Taufani @ MSDNAA

iqbal The Future MVP-2, Iqbal @ Microsoft Certification

tanyajawab
Sesi Tanya Jawab

Keterangan: semua foto adalah hasil dokumentasi panitia seminar.

Bagikan pada media sosial :