PERSPEKTIF – T

Mencatat yang Terlihat, Terdengar, dan Terpikirkan

Entries for the ‘Amatir Radio’ Category

XOX KS-105: Bukan Sound Card External Biasa

clip_image002

Ketika saya tulis ini, belum ada yang memberikan uraian agak dalam tentang barang ini. Jagatreview sudah melakukannya baik di situsnya berupa tulisan, maupun di Youtube, tapi itu adalah versi di bawah yang akan saya uraiakan sekarang ini. Justru versi itu (KS-108) adalah yang menurut seorang Vlogger, yaitu Bandrew, versi yang tidak dia rekomendasikan untuk dibeli, […]

Keamatirradioan Menurut Saya

Muslok Orari Lokal Bojonagara di PT. DI - Bandung

Setelah mengikuti Musyawarah Lokal (Muslok) Orari Lokal Bojonagara tanggal 20 Januari 2013 lalu, yang ditandai dengan semakin berkurangnya jumlah anggota, dan aktifitas komunikasi pada frekuensi, saya merasa terinspirasi untuk sesuatu yang mendasar tentang keamatirradioan. Saya tuangkan pada tulisan berikut. Di era yang semakin ditandai dengan kehadiran dan penggunaan perangkat komunikasi portabel dengan tarif murah, tidak […]

Sesuatu dari Puing Radio Malabar (Bagian 4 – Akhir)

mproj

Akhirnya saya harus menuliskan bagian akhir dari tulisan berseri ini. Dari sejak selesai saya tulis Bagian 3, sudah ada banyak perkembangan tentang apa yang saya lakukan tentang Radio Malabar. Yang terpenting dari semuanya adalah, saya sudah membuat sebuah blog baru yang isinya khusus tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan radio bersejarah ini. Tempatnya adalah di […]

Sesuatu dari Puing Radio Malabar (Bagian 3)

kootwijk01

Saya menemukan terlalu banyak data, yang ketika saya baca membuat saya lumayan bingung (karena sebagian besar dalam bahasa Belanda). Terjemahannya via Google Translate ke bahasa Indonesia kacau, maka saya berharap ke bahasa Inggris. Ternyata itu juga sama kacaunya. Nama de Groot kadang diterjemahkan de Groot, tapi kadang menjadi Great, bahkan Davis! Aneh. Akan tetapi somehow […]

Sesuatu dari Puing Radio Malabar (bagian 2)

kootwijk

Sejak selesai menulis bagian pertama, saya terus melakukan search di Internet. Saya menemukan cukup banyak informasi menarik dari beberapa situs di Belanda, yang belum pernah dituliskan siapapun dalam bahasa Indonesia. Untuk itu terpaksa saya harus baca teks dalam bahasa Belanda yang tidak mudah. Kemudian, karena saya juga mem-posting tulisan pertama ke grup Orari di Facebook, […]

Sesuatu dari Puing Radio Malabar (Bagian 1)

RMGE

Sesuatu telah memanggil saya untuk menuliskan ini; sesuatu yang sebenarnya pernah saya tulis, tapi terlalu singkat dan tidak membawa informasi baru apapun. Berbeda dengan beberapa tempat di Internet yang menuliskan cerita tentang radio ini dengan isi yang kalo tidak persis sama, isinya hanya dimodifikasi di sana sini – saya meniatkan menulis ini dengan khusus berkunjung […]

Masalah (update) Callsign Baru di qrz.com

qrz

Callsign saya ketika pertama kali masuk menjadi anggota Amatir Radio adalah YD1MTT. Ketika itu segera setelah saya diizinkan on air, saya langsung mendaftarkan callsign tersebut ke qrz.com. Akan tetapi beberapa tahun kemudian saya naik tingkat. Callsign berubah menjadi YC1MTT. Tentu saja saya harus mengubah entri di qrz.com. Masalahnya adalah, ternyata untuk langsung mengubah callsign di […]

Pemancar Terbesar di Dunia (di Bandung)

lt

Ini adalah sebuah parafrase dari apa yang pernah saya tulis di sebuah milis. Tiba-tiba saya merasa perlu menuliskan ini karena kemarin saya lewat di Jalan Gandapura dan melihat sebuah tiang listrik kuno, yang pasti adalah salah satu peninggalan dari jaman Belanda yang akan saya tuliskan ini. Sebenarnya saya ingin sekalian menampilkan foto-fotonya dengan hosting blog  […]

Review: Yaesu FT-2800m

Karena DR-135 sudah saya jual dan FT-1500m dalam keadaan cacat, maka saya pikir saya harus punya rig lagi. Apalagi ketika itu saya akan tugas ke Bali; tugas yang selalu menempatkan saya sebagai orang yang bertanggungjawab untuk urusan komunikasi menggunakan radio. Dalam pikiran saya, karena dana terbatas, barangkali yang cocok adalah Alinco DR-135mkIII. Maka saya pergi […]

Review: Yaesu VX-1R

HT super mungil ini dual band: VHF dan UHF. Buat saya, semua serba OK kecuali satu hal: powernya yang hanya 500mW! Jelas hanya memadai untuk komunikasi jarak dekat atau monitor saja. Speakernya kecil, tapi kualitas suaranya sangat-sangat bagus. Antene standardnya pendek dan sangat tidak memadai. Kalau anda beli perangkat ini, anda harus langsung berpikir untuk […]

Review: Icom IC-V8

Ini adalah HT pertama yang saya miliki. Usable dan durable. Karena saya mendapatkan pengalaman positif, saya membelikan kantor beberapa unit perangkat ini. Semuanya berjalan baik. Kalau anda mau beli, perhatikan paket penjualannya. Soalnya ada paket yang dijual tanpa charger. Lalu ada pula paket dengan charger, tapi yang slow, alias kita harus menunggu 14 jam sampe […]

Review: Yaesu FT-1500m

Perangkat ini dari pabriknya konon sudah discontinued. Sekarang ini digantikan dengan FT-1802m yang katanya memang penyempurnaan dari FT-1500m. Meski begitu, FT-1500m tidak berarti jelek. Ini adalah perangkat VHF saya yang paling sensitif. Suaranya cenderung ngebas di speaker lawan bicara, bahkan di mods.dk ada mod untuk mengurangi suara bass itu. Fitur-fiturnya khas Yaesu moderen, dan tidak […]

Review: Alinco DR-135

Ini adalah perangkat komunikasi radio yang saya miliki pertama ketika masuk Orari. Alasan membeli perangkat ini adalah karena waktu itu harganya paling murah (saya beli hanya 1 juta pas sekitar tahun 2005). Fitur-fiturnya standard. Akan tetapi saya punya masalah dengan mikroponnya. Sudah saya tukar dengan yang baru di toko, tapi tetap saja bermasalah. Masalahnya adalah […]

Ujian (Morse) Orari 2008

Saya tadinya tidak berniat menuliskan ini. Sebelumnya sudah saya tuliskan tentang ujian ini, tapi baru ujian tahap pertama, yaitu ujian tulis. Seminggu sesudah itu adalah ujian tahap kedua, yaitu tentang kecakapan mengirim dan menerima Morse. Ya, masih sama dengan tahap pertama, ujian tahap kedua ini sama sekali tidak ketat. Malah ada yang aneh. Keanehan itu […]