# Jumlah yang Melihat Tulisan Ini : 3858

Pasti sudah sangat banyak artikel tentang ini di Internet, tapi saya merasa perlu untuk  menuliskannya karena ada kebutuhan yang riil untuk rus23berkomunikasi dengan orang-orang  yang selalu bermasalah dengan virus dan datang ke saya berkali-kali untuk konsultasi   atau minta kopi software anti virus. Saya tidak menyarankan link manapun, alih-alih saya menulis ini, dan akan menunjukkan link tulisan ini ke mereka sebelum datang ke saya. 
Dari sejak menggunakan komputer XT dulu, sudah puluhan kali saya mengalami kasus dengan virus, beberapa ada yang sangat parah, tapi kebanyakan hanya memberikan gangguan kecil saja. Tapi gangguan kecil atau besar ya sama saja: harus dibasmi! Berikut ini beberapa masukan agar kita dapat terhindar dari gangguan virus :

  1. Flash Disk sebagai Medium Infeksi
    S
    ebagian besar virus berasal dari file yang kita kopi dari sumber lain. Dulu ini adalah disket, tapi karena sekarang sudah digantikan oleh flash disk, maka barang satu inilah yang kini menjadi perantara favorit untuk penyebaran virus. Agar terhindar dari virus, scan-lah file-file yang dikopikan ke flash disk atau scan-lah file-file itu sebelum dikopikan ke komputer utama kita.
  2. Gunakan software anti virus terpercaya
    Sejak Windows XP, kita diberi peringatan bila komputer kita tidak menggunakan anti virus. Jadi, anti virus adalah wajib! Ada banyak pilihan untuk ini. Mulai dari yang gratis, berbayar, buatan dalam negeri, atau luar negeri.
  3. Update File Definisi Virus
    Bila software anti virus sudah terpasang di komputer kita, itu bukan berarti komputer kita sudah aman dari virus. Masalahnya adalah definisi virus yang ada di software itu bisa jadi sudah out of date. Artinya, sudah ada banyak virus baru yang tidak bisa ditangani oleh anti virus itu. Oleh karena itu menjadi wajib pula agar secara periodik kita melakukan update terhadap Virus Definition File-nya. Caranya ?
    Caranya adalah dengan mengklik tombol update pada software anti virusnya, dan pada saat yang bersamaan komputer kita terhubungkan ke Internet. Bila tidak ada koneksi Internet, cara lain adalah dengan mengusahakan update tersebut secara tidak langsung. Datangi website pembuat anti virus itu, lalu cari tempat download untuk definisi virus baru, download lah file definisi virus baru itu, bawa pulang, lalu kita pasang secara manual di komputer kita.
  4. Hati-Hati Ketika Browsing
    A
    da saatnya dulu saya merasa bahwa ancaman yang datang dari situs-situs Internet itu sifatnya mild belaka, tapi setelah mengalami sendiri saya jadi berpikir bahwa ternyata browsing itu sekarang tidak bisa seenaknya ke sana ke mari. Tentu saja ini maksudnya adalah menyangkut situs yang ketika kita browsing ke sana, situs itu akan mengirimkan file-file tertentu yang berbahaya untuk keamanan dan stabilitas komputer kita. Ini bisa mulai dari spyware, trojan, root kits, dan sebagainya. Kita tidak pernah bisa tahu dengan pasti apakah sebuah situs aman untuk komputer kita. Oleh karena itu ada baiknya, selain memasang anti virus, kita juga memasang anti spyware atau software keamanan yang berkaitan dengan Internet. Tentu saja selain itu, kita sebaiknya tidak browsing ke situs-situs yang berbahaya, seperti tempat yang menyediakan crack, keygen, anti situs yang mengandung materi pornografi.
  5. Hati-hati dengan Attachment Email
    H
    ari-hari ini ancaman yang ada pada attachment email nampaknya sedang berkurang, tapi tidak ada yang bisa memastikan kapan hal ini akan mewabah lagi. Sebaiknya kita berhati-hati dengan apa yang dikirimkan orang melalui email. Bukan emailnya, tapi attachment yang ada pada email itu. Orang mungkin mengirimkan attachment email itu secara sadar, tapi tidak menyadari bahwa di dalam file-nya mengandung virus; tapi bisa pula terjadi, si pengirim email sama sekali tidak tahu bahwa komputernya telah mengirimkan email tanpa ia sadari. Dulu memang sempat terjadi ada virus yang mampu mengirimkan dirinya ke semua alamat email yang ada pada address book kita, sehingga kita akan dituduh menyebarkan virus, padahal virus itu sendiri yang melakukannya. Sebaiknya kita tidak membuka attachment pada email yang isinya tidak kita ketahui dengan pasti. OK, kita bisa tetap membukanya, tapi lebih baik pada komputer lain, bukan pada komputer utama (pada komputer di warnet, misalnya).

Selain kelima hal di atas, perlu juga diketahui bahwa tidak semua gangguan komputer   berasal dari virus. Misalnya tiba-tiba koneksi Internet terputus, komputer jadi lambat, suara di speaker jadi menghilang, … semua itu bisa terjadi karena adanya gangguan yang  tidak disebabkan oleh virus. Koneksi Internet putus mungkin karena ada gangguan di ISP,  kabel yang longgar, atau ada kerusakan di hardware. Komputer jadi lambat, mungkin karena anda terlalu banyak menjalankan program pada saat yang bersamaan, sedangkan drive C dalam keadaan penuh, dan memory yang terpasang tidak terlalu besar. Suara di speaker menghilang bisa jadi kerena file drivernya terhapus, kabel speaker putus, dan sebagainya. Intinya adalah, bila komputer terganggu, sebaiknya tidak buru-buru menyalahkan virus. Meski sebaliknya, virus pun kadang tidak menampakkan adanya gangguan yang berarti.

Bagikan pada media sosial :