Koneksi Internet dengan Modem GSM + IM2 (1)
Ini seharusnya sudah saya tulis beberapa minggu lalu. Alasan utama saya membeli modem GSM adalah karena koneksi dengan modem CDMA + Fleksi Unlimited sudah tidak dapat diandalkan lagi kualitasnya. Sebelum 31 Oktober, segalanya baik-baik saja, tapi begitu lewat tanggal batas promosi itu, bukan saja sangat lambat, tapi bahkan untuk konek pun susah sekali. Kebetulan saya sedang mengajukan sebuah proposal penelitian yang salah satu kebutuhannya adalah modem GSM. Karena sudah keburu butuh, maka meski dana penelitiannya belum turun, barang ini sudah saya ijon dengan uang sendiri dulu, …
Langkah pertama adalah jelas menentukan modem mana yang akan dibeli. Hanya begini saja sudah tidak gampang karena ada begitu banyak pilihan. Tapi saya menentukan kriteria dengan kecepatan maksimal yang bisa diperoleh dari modem itu. Saya dapat info bahwa kecepatan itu adalah 7,2 Mbps, maka saya mulai cari semua modem yang bisa secepat itu. Ya saya tahu itu adalah kecepatan teoretis, tapi sekurangnya kalau saya mendapatkannya saya bisa punya peluang untuk mencapai kecepatan itu kalau lagi beruntung. Itu pertama. Kedua, barangkali kalau ada fitur lain yang merupakan nilai plus dari modem itu, maka itu akan membantu mempersempit pilihan. Ketiga, tentu saja harga, dan last but not least, saya ingin modem itu tidak di lock untuk provider tertentu.
Akhirnya pilihan saya jatuhkan pada modem Sierra Wireless Compass 885. Bentuknya sangat mirip flashdisk, ukurannya pun tidak beda jauh. Yang membuat saya menjatuhkan pilihan ke modem ini adalah karena pada modem ini bisa dimasukkan microSD card, sehingga bisa berfungsi sebagai flashdisk beneran juga. Selain itu, wujudnya yang sturdy meyakinkan saya. Ada kesan kokoh. Ya kemudian pencarian tinggal ke masalah harga. Dari satu toko ke toko yang lainnya hanya beda beberapa puluh ribu rupiah saja, tapi akhirnya saya jatuhkan pilihan ke yang menjual Rp 550 ribu.
Berikutnya adalah memilih layanan Internetnya. Teman-teman saya di MUGI banyak yang menggunakan IM2, dan mereka rata-rata menyatakan puas. Tapi ketika itu saya belum tahu bahwa IM2 ternyata sudah berevolusi ke produk / paket yang mungkin kualitasnya masih sama, tapi tidak dalam hal harganya. Banyak orang tentu ingin internet yang unlimited, sehingga kita tidak perlu khawatir dengan pulsa yang ada. Demikian pula halnya saya. Tapi ketika saya menanyakan tentang ini ke teman-teman, ternyata dari segi harga paket unlimited dari IM2 telah mengalami perubahan. Dulu awalnya namanya hanya BROOM saja; starter pack-nya harganya 150 ribu, dan tiap bulan bayar flat sebesar 100 ribu. Lalu paket ini hilang (tidak dijual lagi atau entah apa) dan diganti dengan yang namanya BROOM XTRA; starter-pack-nya harganya 200 ribu, dan tiap bulan bayar flat sebesar 125 ribu. Inipun akhirnya menghilang juga, dan sekarang yang ada di pasaran adalah yang namanya BROOMBASTIS; starter-pack-nya 275 ribu, dan tiap bulannya flat 200 ribu!
Menurut saya itu aneh sekali. Kenapa paket yang lebih baru jadi lebih mahal, sementara tidak ada tidak ada competitive advantage baru / alias sama sekali tidak ada kelebihannya dari yang lama ? Entah orang-orang di luar sana apakah sudah pada protes atau belum, tapi tafsiran mudah saya adalah: si provider (IM2) nampaknya sudah kewalahan dengan bandwidth management dengan banyaknya konsumen untuk paket BROOM, lalu mereka berupaya dengan memahalkan paketnya sedikit (BROOM XTRA) supaya menahan laju penambahan konsumen, ternyata peminat masih membludak. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat harganya jadi 2 kali lipat paket pertama. Kalau kita sudah tahu bahwa ternyata ada paket unlimited yang setengah harga lebih murah dari BROOMBASTIS, apakah kita tidak kesal mengadopsi paket itu ? Sistem pemaketan ini sungguh tidak menggunakan logika yang biasanya ada pada hubungan produsen-konsumen – ‘barang yang lebih baru dengan harga lebih mahal mestinya punya kelebihan baru dari yang lama’ – atau apakah kita mesti mengerti ini karena barangnya adalah berupa koneksi Internet, bukan barang fisik yang diproduksi secara massal, sehingga kita mesti maklum dengan sistem pemaketan seperti ini ?
Lesson learned: memang sudah punya modem jadi ingin cepat konek dan agak tidak sabar ketika kita memilih paket yang akan digunakan. Tapi nampaknya ada baiknya untuk mempelajari dulu struktur tarif dari layanan yang akan kita gunakan. Dari pengalaman saya, ternyata karena ada cukup banyak paket, sehingga cukup membingungkan juga. Jelas, di sini kalau tidak hati-hati, ada potensi besar kita salah memilih.
Saya akan sambung lagi dengan modemnya sendiri, dan paket IM2 yang sekarang sedang saya coba.






December 15th, 2009 at 8:48 PM
Ditunggu kelanjutannya pak status dari speedtest.net nya setelah memakai im2 lebih dari 3 – 3,5 gygabyte
December 16th, 2009 at 3:02 AM
Dimas: nampaknya saya belum mungkin melakukan itu, karena kartu yang saya gunakan adalah yang volume based / bukan unlimited.
December 28th, 2009 at 2:19 PM
Apakah Anda tahu kelebihan IM2? Ya, kita bisa memakai username orang lain dengan kartu / chip kita. Punya chip / kartu IM2? Anda merasa IM2 Broombastis / Paket Asik / Classic yang Anda pakai mahal? Kami menyediakan Sharing Program Akses IM2 Unlimited.
Feature layanan :
1. Tiap member mendapatkan 1 buah account IM2 yang bisa dipakai selama membayar.
2. Ada garansi. Jika dalam tenggang waktu penyewaan, account tersebut error atau trouble, bisa minta ganti account yang lain, selama member tidak berbuat curang atas account tersebut.
3. Kami memberlakukan sistem blacklist. Artinya, jika ada member yang berbuat curang (seperti mengganti password account, dll), akan kami hentikan layanan kami kepada member tersebut. Perlu diketahui, bahwa kami mempunyai hak mengajukan reset password kepada pihak Indosat jika sewaktu-waktu ada member yang mengganti password, karena Starter Pack & kartu / chip asli dari acocount tersebut ada di tangan kami.
4. Anda cukup membayar sebesar Rp. 50.000,-/per bulan (Murah kan)
5. Transaksi melalui Rekening Mandiri.
6. Contact Person : 02989035665
NB : Peminat kami batasi, karena source kami juga terbatas. Jadi buruan…
January 12th, 2010 at 8:17 AM
salam kenal mas,Tom
saya punya pengalaman jelek pake paket broom klasik, boros sngat lah…ta mampu lah paket starpack seharga 275.000,- baru 3 hari pake sudah blong musti topup, kecepatan hilang.
kalo mas nexus4 ada paket bolehlah ta coba.
tahnk mas Tom salam kenal,wanto
January 13th, 2010 at 1:15 PM
Wanto: emang boros. Saya pake paket Asyik … memang sangat boros. Saya pakai itu sekarang kalau keadaan darurat saja.
January 17th, 2010 at 6:50 AM
Pengalaman saya pake im2 Asik : utk yg paket unlimited Sangat nyebelin ! banyak putusnya dari pada nyambungnya…( lokasi saya di Tangerang )malah saya mau berfikir untuk pindah ke lain hati saja dari pada tiap hari harus “sakit ati”,kalau pake volume base Asik, gi mana bang menurut anda ?
January 23rd, 2010 at 12:59 AM
saya pake broombastis classic bang….secara cuma buat konek di kantor ajah n untuk keadaan2 darurat, soalnya di rumah udah pake cable unlimited jg pake blackberry yg udh online 24 jam..
pilihan sy benar gak bang?
January 24th, 2010 at 12:21 PM
moon: kalau dipakai sekali-kali ya tidak apa-apa. …. tapi memang paket itu sangat boros pulsanya.
January 24th, 2010 at 12:22 PM
bang ucup: pake volume based anda akan lebih sakit hati karena pulsanya boros sekali.
January 27th, 2010 at 4:00 AM
okeylah kalo begitu,makasih ya bang…
bagi rekan2 yang akan membeli im2 broom paket asik,sebaiknya baca dulu yg ini “Pengalaman menggunakan im2 broom paket asik 75rb/bln” di blog saya,sebagai bahan pertimbangan rekan2,txs
February 12th, 2010 at 2:31 PM
apa IM2 sekarang sudah lebih baik lagi? soalnya promonya muncul lagi nih di kompas?
[nanya dulu sebelum beli]
@nexus4: apa untuk seluruh indonesia, atau terbatas untuk kota anda?
February 21st, 2010 at 6:53 PM
dekan: saya di Bandung …. IM2 baik-baik saja, … hanya karena saya pake paket yang sistem kuota, maka saya jarang menggunakannya. Hanya kalau kepepet saja. Barangkali kalau ada paket baru lagi yang murah, saya akan pertimbangkan pake lebih sering ,,,,,
March 14th, 2010 at 7:30 AM
Pagi semua..
Ini sih sharing saja siapa tahu ada yg cocok make ini.Karena saya juga kadang make “Perdana Internet murah meriah” ini kalo im2 lg lemot kayak bekicot,hbs sayang im2 nya kalo mau di buang doeloe belinya mahal…
ni nama barangnya “Perdana Internet murah meriah UNLIMITED NO QUOTA 256 Kbps”harga 60rb/bln,perdana 100rb
Silakan menuju ke TKP langsung…http://cipcip-net.co.cc
sms hotline : 081321297501
txs
April 30th, 2010 at 5:02 PM
Jadi bingung. Mau beli modem, niatnya biar lebih ngirit daripada ke warnet, kok malah kelihatannya lebih banyak trouble daripda manfaat. Soalnya saya baca reviewnya mas tomi mulai dari cdma hingga ke GSM kok semuanya bermasalah…
singkatnya kalo menurut mas tomi, pilih CDMA atau GSM mas? Kalau untung sekedar posting di blog
May 2nd, 2010 at 4:12 AM
begitu lah kondisi internet di tanah air kita yang tercinta ini…lebih banyak duka nya dari suka nya..hehehe…kalau q se bertahan pake cdma starone/flexi..yang GSM udah pensiun,gak kuat bayar nya se.belum lagi kalau bikin darah tinggi gara2 error…
buat yang masih pilih2 modem,q sarankan cari info tentang jaringan cdma di daerah masing2…kalau bagus ya tinggal cari modem and perdana nya beres dehh…
untuk GSM pertimbangkan harga dan kualiatas nya dulu di daerah masing2.moga manfaat
May 3rd, 2010 at 9:27 PM
saya beberapa saat yang lalu mengunjungi situsnya starone. Starone sekarang promo paket bundling modem seharga 379.000. Ada yang sudah pernah nyoba ?
July 19th, 2010 at 1:17 PM
saya pertama kali internet broadband dgn operator XL, yg perbulan 100rb dgn speed 256kbps untuk 2GB pertama selanjutnya downspeed jd 64kbps. pada saat itu sudah ada IM2 Broom perbulan 100rb dgn speed yg sama seperti XL. Tapi IM2 saya kurang rekomen karena di daerah saya tinggal kurang menjanjikan dr segi sinyal dan pada saat mau konek pun jg susah. Setelah beberapa bln pakai XL, muncul FEB 2010 3(THREE) broadband yg perbulan hy 88rb + ppn dgn speed yg lbh tinggi dr XL bisa dpt 1,2Mbps untuk download dan upload 128kbps tanpa adanya penurunan speed setelah pemakaian kuota. Saya sangat puas sekali dgn 3(THREE), begitu asik berselancar kemana-mana dan berdownload ria tanpa memikirkan speed akan down. Setelah beberapa bulan pemakaian sekitar bulan mei atau juni, 3(THREE) mulai berubah kebijakan dimana speed dibatasi hanya sekitar 700an kbps dgn kuota 6GB dan selajutnya downspeed jd 64kbps dan rate perbulan menjadi 99rb + ppn. Sungguh sangat disayangkan kebijakan ini …….
3(THREE) untuk jakarta masih layak untuk digunakan bisa HSDPA, mohon maaf di luar jakarta sinyal hanya bisa EDGE, contoh : di Bandung.
Tapi dari semua Internet Broadband yg ada skrg 3(THREE) msh menjanjikan untuk pemakaian khususnya di jakarta
Sekarang ini XL menerapkan sistem baru dimana speed bisa 512kbps dgn perbulan yg cukup mahal sekitar 199rb. Selengkapnya liat di web xl.co.id
Telkomsel juga mengeluarkan Broadband internet, untuk lebih jelas liat di web telkomsel.com
August 16th, 2010 at 4:01 PM
[...] Compass 885 Aug.16, 2010 in Komputer/Internet Sebelumnya saya pernah menulis tentang modem ini ketika pertama kali menggunakannya dengan kartu IM2, tapi karena saya mendapatkan kartu versi yang [...]